Top
Kamis, 21 November 2024 | Edukasi

Dalam kehidupan manusia, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masuk dalam fase golden age, di mana pertumbuhan dan perkembangan anak harus mendapat perhatian penuh. Karena tidak dapat dimungkiri, fase golden age atau usia emas anak, akan berpengaruh pada proses pengembangan karakter dan kepribadian anak di masa mendatang. Sayangnya, belum semua orang tua memahami peran penting pendidikan anak usia dini bagi anak. Akibatnya, ketika dewasa, anak menjadi kurang percaya diri, sulit mengatur emosi, murung atau tidak bahagia, bahkan berpeluang untuk terjerumus dalam perilaku menyimpang. Lantas, bagaimana cara mendukung perkembangan anak usia dini, agar anak dapat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih positif dan terampil? Baca juga: Tips Mengembangkan Kebiasaan Membaca Anak bersama Riri Cerita Anak Interaktif Cara mendukung perkembangan anak usia dini Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)? Pendidikan anak usia dini adalah upaya pembinaan yang dilakukan kepada anak, sejak dilahirkan hingga berusia enam tahun, sesuai rancangan pendidikan yang telah ditetapkan. Bisa juga diartikan bahwa pendidikan anak usia dini adalah jenjang pendidikan sebelum tahapan pendidikan dasar, yang ditujukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani juga rohani anak. Ada enam hal yang menjadi fokus utama pengembangan dalam PAUD, mencakup agama dan moral, fisik dan motorik, kognitif, bahasa, sosial dan emosional, serta seni. Baca juga: Buat Pembelajaran yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini bersama Riri Cerita Anak Interaktif Dalam masa golden age anak, perkembangan pendidikan anak usia dini yang sehat, terjadi melalui: Percakapan yang bersifat timbal balik Proses pembelajaran dan permainan yang bersifat multisensori atau melibatkan seluruh pancaindra Lingkungan sekitar yang mendukung Pengalaman yang kaya dan menyenangkan. Guna mendukung proses perkembangan anak usia dini yang sehat, diperlukan beberapa cara atau upaya. Salah satunya, mengajak anak bermain dan belajar di luar ruangan. Orang tua dan guru bisa meminta anak mengeksplorasi hal-hal yang ada di lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, anak merasa terpacu untuk menghadapi tantangan, belajar mengelola risiko secara mandiri, juga berpartisipasi secara aktif dalam aktivitas fisik yang menyenangkan dan menyehatkan. Berikut cara mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini lainnya, yang bisa dilakukan secara rutin atau terus-menerus: Mendorong eksplorasi dan rasa ingin tahu anak Memberi dukungan emosional secara penuh untuk anak Berkolaborasi dengan tenaga pendidik untuk menggali potensi anak Ajak anak untuk terlibat dalam aktivitas bersama yang menyenangkan dan mengedukasi. Baca juga: Bersama Riri Cerita Anak Interaktif, Kembangkan Imajinasi Anak Agar perkembangan pendidikan anak usia dini makin optimal, orang tua juga bisa memberi stimulasi yang tepat, lewat aktivitas kreatif, buku cerita, hingga permainan edukasi yang interaktif dan menyenangkan. Melihat bahwa pendidikan anak usia dini memang sangat penting, Educa Studio menghadirkan Riri Cerita Anak Interaktif, yang bisa dijadikan sahabat atau teman anak dalam bertumbuh dan berkembang. Riri adalah kumpulan cerita anak yang di dalamnya memuat kisah fabel, cerita rakyat, dongeng, kisah misteri, hingga cerita berbasis pendidikan karakter. Sehingga sangat cocok untuk anak usia dini yang sedang bertumbuh dan berkembang. Bersama Riri, orang tua dan tenaga pendidik bisa mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini. Karena selain visualnya yang menarik, semua cerita dalam Riri juga memiliki pesan moral dan nilai positif yang bisa diambil. Ayo ayah bunda, dukung perkembangan pendidikan anak usia dini dengan Riri Cerita Anak Interaktif, yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store atau iOS! Baca juga: Kenalkan Budaya Indonesia kepada Anak dengan Riri Cerita Anak Interaktif Sumber referensi: Liputan6.com. 5 Tips Memaksimalkan Perkembangan Anak sejak Usia Dini, Bisa Ditiru. (2024). Tanggal akses 21 November 2024. Siln-riyadh.kemdikbud.go.id. Pendidikan Anak Usia Dini. (2024). Tanggal akses 21 November 2024. Suryana, Dadan. Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Praktik Pembelajaran. (2021). Jakarta: Kencana. Teachearlyyears.com. Early Years Development - How to Support Children. (2024). Tanggal akses 21 November 2024.

Senin, 11 November 2024 | Company

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) termasuk salah satu jenjang pendidikan yang perlu ditempuh anak, untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa dan terampil dalam berbagai hal. Biasanya anak memasuki jenjang PAUD di usia 2 hingga 6 tahun. Tujuan utama pendidikan anak usia dini adalah mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan dasar, yakni SD (Sekolah Dasar) yang berlangsung selama enam tahun, dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang berjalan selama tiga tahun. Cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah satuan pendidikan yang mengatur dan menyelenggarakan upaya pembinaan anak, sejak lahir hingga usia enam tahun, lewat berbagai aktivitas. Selain mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan dasar, PAUD juga ditujukan untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani anak, agar mereka dapat bertumbuh dengan baik. Baca juga: Tumbuhkan Kreativitas Anak bersama Marbel TK PAUD Proses belajar yang interaktif dan menyenangkan jadi salah satu faktor terpenting yang perlu diperhatikan dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh sebab itu, sudah sepatutnya, guru dan orang tua memberi upaya terbaik ketika mendidik anak usia dini. Berikut cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan: Gunakan kata-kata atau kalimat yang sederhana dan mudah dimengerti anak Padukan aktivitas belajar dengan kegiatan permainan yang menyenangkan Padukan dengan media lagu dan ajak anak bernyanyi bersama Berikan penghargaan tiap kali mereka berhasil menyelesaikan satu aktivitas pembelajaran. Selain cara di atas, orang tua dan guru bisa memadukan aktivitas belajar dengan kegiatan menyentuh benda secara langsung. Misal, orang tua mengajarkan tentang buah-buahan, dan anak-anak bisa menyentuh buah yang disebutkan. Contoh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Salah satu contoh pendidikan anak usia dini adalah mengajarkan anak tentang cara membaca dan melafalkan huruf abjad, berbicara dengan kata-kata yang sederhana dan sopan, serta menggambar objek yang diketahuinya. Baca juga: Educa Studio dan Gramedia Gelar Lomba Mewarnai Marbel di Gramedia Solo Slamet Riyadi Contoh pendidikan anak usia dini lainnya, yaitu mengenalkan warna kepada anak, belajar menghitung sederhana, membaca buku cerita, menyanyikan lagu anak-anak, juga bermain permainan tradisional. Pada dasarnya, cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan adalah memadukan aktivitas belajar dengan permainan. Karena di usianya yang masih tergolong dini, proses belajar anak memang dilakukan lewat permainan. Untuk itu, Educa Studio menghadirkan solusi cara membangun pendidikan anak usia dini yang menyenangkan, lewat gim edukasi Marbel (Mari Belajar Sambil Bermain) TK PAUD, atau yang dikenal juga sebagai Belajar TK PAUD Bersama Marbel. Marbel TK PAUD adalah gim edukasi yang cocok dan memang dirancang untuk anak usia dini, khususnya yang berumur 2 hingga 6 tahun. Sesuai namanya, Marbel TK PAUD ingin mengajak anak belajar sambil bermain secara interaktif dan menyenangkan. Setidaknya ada 13 jenis aktivitas belajar dan 21 jenis kegiatan permainan yang bisa diakses anak sebagai medianya untuk belajar. Anak tidak akan merasa kesulitan ketika belajar, karena semua konten pembelajarannya sudah disesuaikan dengan anak-anak usia dini. Baca juga: Marbel TK PAUD sebagai Pilihan Investasi Tepat bagi Lembaga Pendidikan Berikut 13 jenis aktivitas belajar yang ada dalam gim Marbel TK PAUD: Belajar huruf Belajar angka Belajar bentuk Belajar benda Belajar buah Belajar sayur Belajar warna Belajar transportasi Belajar fauna Belajar flora Belajar profesi Belajar tubuh Belajar alat berat. Sementara itu, 21 jenis kegiatan permainan dalam gim Marbel TK PAUD adalah: Permainan kuis Permainan puzzle huruf Permainan berhitung Permainan berkebun Permainan sup buah Permainan supermarket Permainan tangram Permainan cari benda Permainan campur warna Permainan pop warna Permainan jigsaw puzzle Permainan magic shape Permainan mewarnai Permainan animal show Permainan labirin Permainan stamping Permainan connecting dot Permainan restoran Permainan mahir piano Permainan mahir drum Permainan matching fun. Baca juga: Kontribusi Marbel TK PAUD dalam Mengembangkan Keterampilan Dasar Anak Semua aktivitas belajar dan bermain ini, tidak hanya mengedukasi anak, namun, juga menambah pengetahuan dan melatih keterampilan mereka dengan cara yang interaktif serta menyenangkan. Untuk terus menciptakan teknologi pendidikan anak usia dini yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan zaman, Educa Studio membuka kolaborasi atau kerja sama bisnis dengan pihak lain.  Informasi lebih lanjut terkait kerja sama atau kolaborasi bisnis ini, dapat menghubungi cs@educastudio.com.  Sumber referensi: Paudpedia.kemdikbud.go.id. Dr Ismayani M.Pd: Lima Tips Mengajar Menyenangkan untuk Anak PAUD Berkenalan dengan Literasi dan Numerasi. (2023). Tanggal akses 11 November 2024. Rahma, Bhertia Annisa. Hidayah Hidayah. Penerapan Pembelajaran Menyenangkan (Joyful Learning) melalui Metode Pembelajaran Loose Part pada Anak Usia Dini. (2022). Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES 2022: 188-192. Referensi.data.kemdikbud.go.id. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). (2024). Tanggal akses: 11 November 2024.